English (United Kingdom)Arabic(السعودية)Indonesian (Indonesia)
Potensi Wakaf Uang Capai 20 Triliun per Tahun
الأربعاء, 28 أكتوبر 2009 14:35
Jakarta - Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, sesungguhnya Indonesia berpotensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi umat di dunia. Sayangnya, potensi yang demikian besar ini, belum tergarap secara maksimal. Salah satu kekuatan umat Islam di Tanah Air itu adalah wakaf. Kebanyakan umat Islam di Tanah Air memahami potensi wakaf hanya sekedar tanah dan bangunan alias harta tak bergerak. Padahal, wakaf harta yang bergerak, justru potensinya jauh lebih besar dan akan makin besar bila diberdayakan dengan baik. Potensi kekuatan ekonomi umat yang belum dimaksimalkan itu adalah wakaf uang. Wakaf uang bisa diibaratkan sebagai raksasa yang tertidur. Bila kekuatan raksasa itu dibangunkan, boleh jadi wakaf uang akan menjadi salah satu andalan umat Islam. Apalagi, setiap umat Islam bisa berwakaf uang, tanpa harus menunggu kaya.
 
IDB Bidik Proyek Besar yang Syariah
الثلاثاء, 27 أكتوبر 2009 10:39

Jeddah - Islamic Development Bank (IDB) berencana mendirikan bank investasi syariah dengan modal dasar 1 miliar dolar AS. Pada tahap awal, modal yang telah terkumpul sebanyak 250 juta dolar AS. ''Bank baru ini juga bertujuan memfasilitasi pasar antar perbankan syariah yang sejalan dengan prinsip Islam,'' kata Presiden IDB, Ahmad Mohamed Ali, sebagaimana dikutip Arab News. Ali menambahkan, bank syariah ini akan fokus membiayai proyek-proyek besar yang sesuai dengan prinsip Islam dan menawarkan solusi bagi manajemen likuiditas. Pendirian bank syariah ini dilihat sebagai mekanisme untuk meningkatkan peran industri keuangan syariah dalam pengembangan sosial dan ekonomi.

 
Mari Berlomba-lomba dalam Wakaf Uang
الاثنين, 26 أكتوبر 2009 07:41

Jakarta - Wakaf bukanlah istilah baru bagi umat Islam di Tanah Air. Sejak dulu, umat Islam yang kaya biasa mewakafkan tanah dan bangunan yang mereka miliki untuk digunakan di jalan Allah. Mungkinkah setiap Muslim bisa berwakaf tanpa harus menunggu menjadi kaya? Jawabannya, bisa. Sejak 2002, para ulama di Indonesia mulai mengenalkan wakaf uang yang memungkinkan setiap Muslim bisa mewakafkan uang mereka. Lalu sejak kapan wakaf uang mulai diterapkan di dunia Islam? Sejatinya, wakaf uang memang belum dikenal di zaman Rasulullah. Wakaf uang (cash waqf) baru dipraktikkan sejak awal abad kedua hijriyah. Imam Az-Zuhri (wafat 124 H) merupakan salah seorang ulama terkemuka dan peletak dasar tadwin al-hadits memfatwakan, dianjurkan wakaf dinar dan dirham untuk pembangunan sarana dakwah, sosial, dan pendidikan umat Islam.

 
Ketika Kesadaran Umat Masih Rendah
الجمعة, 16 أكتوبر 2009 16:17

Jakarta - Sejatinya, wakaf uang bukanlah hal yang baru. Sejak lama para ulama telah memperbincangkannya. Bagi Muslim di Tanah Air, wakaf uang terbilang sesuatu yang masih baru. Masih banyak umat Islam yang belum mengetahuinya. Padahal, potensinya begitu luar biasa. ”Potensinya sangat tinggi,” ungkap Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI), Prof KH Tholhah Hasan kepada wartawan Republika, Damanhuri Zuhri. Berikut petikan wawancaranya.

 

Apa sesungguhnya wakaf uang itu?
Sebetulnya, para ulama terdahulu sudah membahas dan memperbincangkan masalah wakaf uang. Imam Az-Zuhri, misalnya,  sudah membahas dan memperbolehkan wakaf uang.  Sejumlah mazhab besar seperti, Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali juga sudah membahas boleh tidaknya wakaf uang. Ada semacam perbedaan pendapat. Pada dasarnya wakaf uang di kalangan Mazhab Hanafi, lebih longgar. Meskipun Imam Abu Hanifah sendiri tidak membolehkan wakaf uang.

 
Tholhah: Berwakaf Tak Perlu Kaya
الخميس, 15 أكتوبر 2009 13:12
Jakarta - Untuk berwakaf umumnya masyarakat  akan menunggu kaya. Mempunyai sejumlah harta lebih yang bisa disisihkan untuk berwakaf. Dan umumnya wakaf lebih dipahami oleh masyarakat berbentuk asset berupa tanah ataupun bangunan. Sekarang tidak lagi menurut KH. Tholhah Hasan. Bahwa masyarakat yang ingin berwakaf tidak perlu menunggu kaya atau memiliki harta lebih. Dengan tidak harus memiliki kekayaan yang berlebih masyarakat dapat menyisihkan sebagian hartanya untuk berwakaf. Saat ini, jelas kyai Tholhah, Badan Wakat Indonesia (BWI) telah mengembangkan wakaf uang. Lebih lanjut, Ketua Umum BWI ini menjelaskan bahwa dengan adanya wakaf uang masyarakat bisa berwakaf tanpa menunggu menjadi kaya, karena seseorang bisa berwakaf dengan beberapa pun, tanpa dibatasi. Masyarakat bisa menyetorkan sejumlah uang untuk wakaf.
 
«البدايةالسابق161162163164165166167168169170التاليالنهاية»

164 من 170 صفحة

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.