English (United Kingdom)Arabic(السعودية)Indonesian (Indonesia)
Ketua BWI Meninggal Dunia PDF Cetak E-mail
Berita Wakaf
Rabu, 21 September 2016 08:47

 

JAKARTA, BWI.or.id—Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Muhammad Maftuh Basyuni meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Selasa (20/9/2016) malam. Jenazah mantan Menteri Agama dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Kalibata dan rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Rabu (21/9/2016).

 

Pada Selasa petang, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama beberapa menteri sempat membesuk Maftuh di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, almarhum Maftuh sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Malaysia. Di rumah sakit tersebut Maftuh sempat menjalani penyinaran untuk penyakit kankernya di sekitar paru-paru.


Segenap Anggota dan staf Badan Wakaf Indonesia merasa sangat kehilangan sosok Maftuh Basyuni.

 

“Beliau orang yang lurus. Hidupnya diabdikan untuk bangsa, negara, dan agama,” kata Wakil Sekretaris BWI Badriyah Fayumi.

 

Hal senada diutarakan Wakil Bendahara BWI Abdul Qodir. “Almarhum adalah orang baik, berakhlak mulia, berani, dan tegas dalam mengabdi untuk bangsa dan negara tercinta.”

 

Muhammad Maftuh Basyuni lahir di Rembang, Jawa Tengah, ada 4 November 1939. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, pada tahun 1968.

 

Pada 1976-1979, ia tampil sebagai Sekretaris Pribadi Duta Besar Indonesia di Jeddah. Sejak 2002, ia adalah Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi. Pada 2004, ia tampil sebagai ketua Delegasi Indonesia pada Pertemuan Tingkat Menteri OKI.

 

Ia pernah menjabat Sekretaris Negara pada pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Lalu ia menjadi Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Saat meninggal, beliau masih sebagai Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia periode 2014-2017.

 

Semoga Almarhum diterima amal dan ibadahnya oleh Allah dan segenap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin.[]

 

Penulis: Nurkaib

 

 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.