English (United Kingdom)Arabic(السعودية)Indonesian (Indonesia)
Fasilitasi Warga Miliki Rumah PDF Print E-mail
Lintas Berita
Thursday, 29 December 2011 12:03

Tegal - Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk memiliki tempat tinggal. Akibatnya, mereka tinggal dengan terpaksa di hunian yang tak layak huni. Inilah yang menjadi filosofi gagasan munculnya produk properti di Baitul Mal watamwil Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama (BMT SM NU) Suradadi Tegal, Jawa Tengah. Ia memberi kesempatan pada warga yang kurang mampu untuk memiliki rumah. Program ini dimaksudkan mempermudah warga untuk memiliki rumah layak huni.


“Disini banyak warga yang membutuhkan tempat tinggal, sementara belum ada pengembang yang menyediakan lahan secara terpadu,” kata Kasro SAg, manager BMT SM NU Suradadi, di kantornya, jalan Raya Suradadi, Kertasari KM 4, medio bulan kemarin. “Banyak pengembang proverti saat ini hanya menyediakan kavling saja, belum ada penggarapan sampai kepemilikan atau membangunkan rumahnya, tentunya ini akan menyulitkan di kemudian hari, kadang malah sertifikat juga bermasalah,” jelasnya.

Menurut Kasro, BMT NU menerapkan program perumahan dengan harga terjangkau tapi fasilitas yang didapat sangat memadahi. Di antara fasilitas yang didapat dari program kavling tanah Bumi Mandiri Terpadu (BMT) yang terletak di desa Jatimulya kecamatan Suradadi adalah tersedia dua jembatan permanen untuk pintu masuk dan keluar. Saat ini kondisi jalan sudah dimakadam, diaspal dan bisa untuk transportasi kendaraan roda empat, kondisi tanah sudah dipadatkan dan siap bangun, semua tanah kavling menghadap jalan utama.

Fasilitas lain seperti drainase atau saluran pembuangan limbah sudah tersedia. Kondisi sungai dan batas tanah sudah ditalud, lokasi kavling dekat dengan gardu listrik dan kebutuhan air bersih mudah didapat. BMT juga sudah menyediakan wakaf untuk mushola dan fasilitas umum serta SHM diberikan cuma-cuma setelah pembayaran lunas.

Di samping tujuan mempermudah warga dalam kepemilikan rumah layak huni, menurut Kasro, BMT ingin memperdayakan masyarakat untuk pengembangan desa, mencpiptakan keramaian baru yang berpotensi terhadap berkembangnya perekonomian di desa setempat dan sekitarnya. “Semakin ramai suatu daerah, maka potensi ekonomi dengan sendirinya akan berkembang,” katanya.

“Jadi BMT due tinggalan sing apik. Ini lho kiprah BMT dalam membangun masyarakat, tidak berpikir bisnis ansih tapi mempunyai tinggalan kebaikan yang nantinya bisa bermanfaat dan dikenang sepanjang masa, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” katanya.

BMT, lanjut Kasro, juga memberikan kemudahan bagi mereka yang akan mengangsur dalam pembelian tanah melalui pembiayaan dari Bank Syariah Mandiri (BSM). Bahkan bagi yang berminat ingin dibangunkan rumah juga bisa, melalui KPR BSM.

Untuk informasi lebih jelas bisa berhubungan dengan bagian administrasi dan customer servis atau bisa juga langsung datang ke kantor pemasaran di BMT SM NU Suradadi Kabupaten Tegal. (sahal/fatah/nu)

 

 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.